26 Yachter Dunia Labuh Jangkar di Pulau Sekeling Lingga

26 Yachter Dunia Labuh Jangkar di Pulau Sekeling Lingga

BATAMTODAY.COM, Daiklingga – Sebanyak 26 Kapal Yacht yang terdiri dari 150 wisatawan dari berbagai negara berlabuh di Pulau Sekeling, Desa Batu Belubang, Kecamatan Senayang. Berlabuhnya para wisatawan ini dalam rangka melaksanakan even tahunan antar komunitasnya yakni Neptune Regatta di pulau tersebut.

Neptune Regatta merupakan even yang juga diprakarsai pemerintah melalui Dinas Pariwisata, di mana even ini ditaja berskala internasional.

Sebelum ke Pulau Sekeling, Desa Batu Belubang, para yachter ini awalnya terlebih dahulu berlabuh dan melaksanakan kegiatannya di Nongsa Point Marina (NPM) Batam pada tanggal 10 hingga 13 Februari lalu. Setelah itu baru melanjutkan perjalanannya ke Lingga

“Awal ke Batu Belubang karena telah menemukan pulau cantik ini. Jadi saya membawa teman dari berbagai dunia untuk mengexplore pulau ini ke mata dunia,” kata Mr Graham, salah satu yatcher tersebut kepada BATAMTODAY.COM ketika ditemui, Kamis (15/2/2018).

Even lintas equator tersebut juga sudah berjalan delapan tahun sejak dimulai tahun 2010 lalu. Even ini terus melibatkan Pulau Sekeling, Desa Batu Belubang sebagai titik labuh.

Mr Graham berharap Event Neptune terus berkelanjutan di tahun berikutnya. Tetapi ia berpesan, Pulau Sekeling nan indah itu tetap seperti kondisi yang sekarang ini. Dengan kemanjaan dan keindahan natural alamnya.

“Terima kasih kepada pemerintah karena telah memberikan laluan kepada kami untuk menikmati Pulau indah Sekeling,” ucap Mr Graham.

Sementara mewakili Pemerintah Kabupaten Lingga, Staf Ahli Bupati Lingga, Sa’ad, mengucapkan Welcome to Sekeling Island kepada para yachter.

Sa’ad bercerita bahwa Sekeling ini merupakan satu di antara ratusan pulau yang dimiliki Kabupaten Lingga, tepatnya berada di Kecamatan Senayang. Ia berharap kepada para yachter tersebut dapat mengenalkan pulau ini ke negaranya masing-masing.

Editor: Udin

sumber : https://wisatakepri.batamtoday.com/read-105919-26-Yachter-Dunia-Labuh-Jangkar-di-Pulau-Sekeling-Lingga.html