Bunga Sakura Bersemi di Kota Kijang

Bunga Sakura Bersemi di Kota Kijang

Bunga Sakura….

Bunga cantik yang memiliki bentuk yang mungil dan berwarna pink ini, sangat identik dengan Negara Jepang. Dan memang bunga ini berasal dari negara tersebut, tetapi siapa sangka dan siapa menduga kalau bunga yang melegenda ini bisa tumbuh di Kabupen Bintan khususnya Kota Kijang Kecamatan Bintan Timur.

Bunga Sakura yang ada di Taman Kota Kijang ini merupakan hasil cangkokan dari Bunga Sakura yang ditanam tentara Jepang waktu menjajah Indonesia. Sayangnya pohon bunga Sakura yang umurnya sudah puluhan tahun itu mati, tapi untuk masih sempat dicangkok dan ditanam kembali di tepi kolam Taman Kota Kijang.

Bunga Sakura ini mulai mekar sekitar tanggal 05 November 2018 dan biasanya hanya sekitar seminggu bertahan, lalu gugur kembali. Saya sempat mengabadikan bunga ini mekar tetapi belum sepenuhnya mekar semua, masih banyak daunnya.

 (Foto : Pohon Bunga Sakura di Taman Kota Kijang)

Di negara asalnya, warga lokal mempercayai bahwa bunga Sakura menjadi lambang dan simbol pengharapan kehidupan. Banyak sekali pelajaran yang dapat dipetik dari makna atau arti sesungguhnya dari bunga berwarna merah muda ini. Bunga Sakura ini mengajarkan hidup untuk selalu bersyukur, bunga sakura menggambarkan bahwa dalam kehidupan ada senang dan sedih, ada hidup dan mati. Selain itu masyarakat lokal juga percaya jika bunga Sakura adalah salah satu bunga pembawa keberuntungan dan rezeki yang melimpah.

Selain keindahannya yang dapat kita lihat, ternyata bunga sakura bisa dimakan lho…

Tapi tidak bisa langsung di makan, harus melalu beberapa proses supaya bisa dijadikan bahan makanan, proses ini disebut Shiozuke atau penggaraman. Setelah melalui proses penggaraman, bunga sakura berubah menjadi Sakurazuke dimana biasanya disebut Sakura Mochi yang cocok dijadikan sebagai santapan di musim semi. Banyak sekali kudapan modern yang dapat dibuat dengan campuran bunga ini. Kalau kalian jalan-jalan ke Jepang, jangan lupa mencobanya ya.. (Erw)