International Surf Casting Competition 2018 Resmi Dibuka

International Surf Casting Competition 2018 Resmi Dibuka

 

Komunitas Mata Kail Kepri (MKK) secara resmi membuka event International Surf Casting Competition 2018 yang akan digelar pada 31 Maret – 1 April mendatang. Nantinya bukan hanya pemancing lokal saja yang meramaikan gelaran turnamen perdana MKK ini, namun ada juga pemancing dari Thailand, Singapura, Malaysia, hingga Jepang yang telah konfirmasi untuk meramaikan ajang turnamen Surf Casting skala internasional tersebut.

Praktis aroma kompetisi antar negara yang sarat gengsi ini begitu terpancar dari turnamen yang akan diselenggarakan di pesisir pantai pulau Anak Karas ini. Pulau Anak Karas sendiri terletak di gugusan kepulauan Riau, kelurahan Sembulang, kecamatan Galang, kota Batam. Nantinya ratusan pemancing lokal dan internasional akan memanjang di sekeliling garis pantai untuk melangsungkan mancing pinggir (pasiran).

Menurut Edy Saputra selaku bendahara Mata Kail Kepri, jika pada turnamen International Surf Casting Competition 2018 akan mengusung konsep yang jarang ditemukan pada event-event lainnya. Menurut Edy, pada edisi kali ini komunitas MKK tidak hanya menyelenggarakan turnamen mancing semata, tapi juga ada nuansa hiburan, perjamuan makan malam dan juga momen keakraban antar sesama pemancing.

“Kami mengusung konsep acara fishing, entertainment & fun. Jadi peserta mancing sudah diwajibkan ke pusat acara di pulau Ankara pada Sabtu pukul 13:00 sore sehari sebelum turnamen. Karena pas Sabtu malam ada acara gala dinner dan live music untuk seluruh peserta,” ujar Edy kepada SahabatMancing.com, (26/1).

Lebih lanjut ia menyambungkan, konsep fishing, entertaiment & fun sengaja disematkan dalam konsep turnamen MKK sebagai momentum untuk promosi pariwisata pulau-pulau di Batam yang sarat akan keindahan bahari dan juga memiliki nilai sejarah. Terlebih menurutnya, tidak sedikit dari peserta mancing pasiran berasal dari negara sahabat yang berniat datang ke Batam sekaligus ingin berplesiran bak turis internasional.

“Benefit yang didapatkan peserta itu sudah fasilitas yang include dari biaya tiket senilai Rp500 ribu. Mereka akan dapat goodie bag berisi; baju, topi, stiker, piagam peserta, lalu asuransi, snack, makan siang & makan malem, transportasi laut dari meet point Kampung Baru ke pulau Ankara PP sama biaya parkir kendaraan,” tambahnya.

Untuk pelaksanaan turnamen pinggir pantainya sendiri baru akan dilakukan pada hari Minggu 1 April 2018. Ada beberapa peraturan yang wajib dipahami dan diikuti oleh peserta. Salah satunya adalah peserta diwajibkan untuk memakai satu joran dan dua mata kail yang akan ditandai dengan stiker khusus dari panitia. Namun peserta diperbolehkan membawa joran cadangan bila sewaktu-waktu joran utama mengalami kerusakan.

“Nantinya di setiap radius beberapa meter akan ada panitia yang berjaga. Mereka bertugas untuk memantau dan mendata peserta yang berhasil strike. Semua jenis ikan akan dilombakan kecuali ikan yang dilindungi seperti; Penyu dan Hiu. Kalau Hiu boleh ditimbang tapi setelah itu dirilis kembali,” tandasnya.

Untuk menentukan para juara, dalam turnamen Internastional Surf Casting ini juga diterapkan sistem ‘sapu bersih’. Peserta yang berhasil yang menjadi juara akan diurutkan mulai dari kampiun podium utama juara 1, 2 dan 3 sampai juara ke-40. Masing juara-juara akan mendapatkan hadiah uang tunai yang besarannya berjenjang dari Rp15 juta, Rp9 juta dan Rp5 juta untuk juara podium utama, hingga hadiah ‘balik modal’ senilai Rp500 ribu untuk peserta di peringkat 16-40. “Kami targetkan 400 peserta bisa turut serta dalam turnamen pasiran persembahan Mata Kail Kepri,” tutupnya.

Sumber : https://sahabatmancing.com/updates/pendaftaran-international-surf-casting-competition-2018-resmi-dibuka/