Jelajah Warisan Penyengat menyedot perhatian sejarawan dan wisatawan

Jelajah Warisan Penyengat menyedot perhatian sejarawan dan wisatawan

Tanjungpinang,Penyengat,Minggu-02/12/2018-,.Sudah sejak lama Pulau Penyengat dikenal sebagai tempat bersejarah bagi peradaban kerajaan melayu Riau-Lingga baik pada zamannya maupun pada zaman sekarang ini.Beranekaragaman adat dan budaya terlahir dipulau Penyengat terwariskan kepada generasi-generasi sekarang diluar pulau Penyengat pada umumnya dan dari dalam pulau Penyengat pada khususnya.Dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman pada sekarang ini terlahirlah sebuah cetusan dari pemerintah setempat yang sudah diakui oleh dunia bahwa pulau Penyengat merupakan salah satu ikon budaya menuju warisan dunia,sehingga bermacam kegiatan telah dibuat dan terlaksana dalam variasi mengkaji,melestarikan dan mengembangkan.

Agenda ini salah satunya tercakup dalam sebuah kegiatan yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tanjungpinang Kepri dalam rangka KKN Pembelajaran dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (KKN-P2EM) bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat setempat terkhususnya masyarakat dan pemuda pulau Penyengat yang bertemakan “Jelajah Warisan Penyengat”,berupa sebuah kegiatan perlombaan yang diikuti para peserta dari mahasiswa-mahasiswi STIEdan pemuda dan pemudi pulau Penyengat.untuk rute penjelajahan kegiatan itu sendiri dilaksanakan dipulau penyengat dengan area wilayah berupa situs dan tempat-tempat bersejarah menggunakan 5 titk tempat,dimana setiap titiknya disiapkan pertanyaan dan penjurian sesuai pengetahuan dan pengkajian para peserta yang terbagi dari beberapa kelompok yang terdiri 3 orang setiap kelompoknya.

Acara ini baru pertama kali diselenggarakan dan alhamdulillah sambutan dan antusias baik dari masyarakat pulau Penyengat dan para peserta yang mengikuti sangat terpacu sekali dengan dilihat ramainya para warga yang hadir.Kajian jelajah warisan ini berupa pertanyaan wawasan yang berkaitan dengan sejarah warisan pulau Penyengat salah satunya pertanyaan seputaran sejarah singkat pulau penyengat dan Gurindam 12.selain penjelajahan tentang sejarah,banyak lagi kegiatan jelajah warisan yang dilakukan seperti budaya,kuliner,permainan tradisional dan kesenian.Walaupun kegiatan ini baru pertama kali dibuat,semoga dengan sambutan dan antusias warga dan peserta serta dukungan pemerintah setempat,kegiatan ini tetap berkelanjutan dengan kedepannya menjadi ajang pengetahuan yang lebih baik bagi generasi-generasi penerus sebagai cikal bakal yang tau akan sejarah dan warisan di tanah sendiri serta selalu menjaga adat dan semboyan “Tak Melayu Hilang diBumi” ungkap Rahmat (salah satu panitia penyelenggara kegiatan ini).(*)

(By : Welly)