Kuliner Penggugah Selera Khas Karimun

Kuliner Penggugah Selera Khas Karimun

Karimun merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Kepulauan Riau atau yang biasa yang kita sebut dengan Kepri dengan Kota Tanjung Balai Karimun sebagai ibukota kabupaten. Kabupaten Karimun berbatasan dengan Kepulauan Meranti di sebelah barat, Pelawan dan Indragiri Hilir di sebelah selatan, Selat Malaka di sebelah utara dan Kota Batam di sebelah timur.

Kabupaten Karimun terdiri dari 198 pulau dimana hanya 67 pulau saja yang berpenghuni. Faktor utama penggerak roda ekonomi di daerah ini ditopang oleh sektor pariwisata. Kabupaten Karimun memiliki banyak potensi daya tarik wisata bagi para traveller seperti pantai-pantai cantik berpasir putih, bangunan bersejarah sampai dengan kuliner khas Kabupaten Karimun yang menggugah selera.

Salah satu daya tarik Karimun yaitu adanya transportasi darat unik dan langka yang biasa disebut “Bas Kundo”. Kenapa unik? Karena transportasi buatan pabrik Jepang ini terbuat dari kayu dan digunakan pada tahun 1960an hingga 1990an. Kenapa langka? Karena keberadaannya di Indonesia kini hanya ada di Karimun dan Bangka. Seiring berkembangnya jaman, perlahan-lahan mulai tergeser oleh transportasi darat model baru jenis carry, namun hingga kini Bas Kundo masih digunakan untuk transportasi bagi para wisatawan yang ingin berkeliling bersama rombongan atau para pelajar di Kabupaten Karimun.

Bagi traveller penyuka wisata kuliner, jika berkunjung ke Karimun maka wajib mencoba kuliner khas nya yaitu Lendot, Roti Bakar Selai Srikaya dan Ikan Masak Asam Pedas. Lendot merupakan makanan khas Melayu Pulau Kundur yang terdiri dari sayur kangkung atau bayam, udang, cumi, teri dan siput yang dipadukan dengan kuah kental seperti lendir yang terbuat dari tepung sagu. Rasanya pun sungguh menggugah selera, terlebih lagi dengan tambahan bumbu cabai sebagai pembentuk rasa pedas semakin menambah kenikmatan tersendiri.

Selain itu, Ikan Masak Asam Pedas juga menjadi kuliner yang dicari oleh para traveller yang berkunjung ke Karimun. Ikan yang digunakan pun berbagai macam mulai dari Ikan Lome, Ikan Gerut bahkan jika sedang beruntung, traveller juga bisa menemukan telur ikan yang dimasak asam pedas karena terur ikan jumlahnya terbatas dan hanya pada musim-musim tertentu saja. Asam Pedas dengan rasanya yang pedas gurih, disajikan bersama kering tempe dan nasi putih hangat akan semakin menambah selera makan para traveller.

         

Bagi yang ingin makanan ringan, jangan kuatir.. Karimun juga punya makanan ringan. Roti Bakar Selai Srikaya ini sebenarnya sederhana saja. Bahan utama selai srikaya umumnya terbuat dari kuning telur dan gula. Variannya ada yang menggunakan santan, pandan, atau telur bebek. Selai srikaya yang kental lalu didekap oleh setangkup roti tawar beriris tebal kemudian dibakar atau dipanggang selama beberapa menit, keharumannya yang kian semerbak menyusupi saraf penciuman. Roti panggang ini cocok disajikan untuk sarapan pagi atau menemani malam para traveller dengan secangkir teh hangat atau kopi panas.

Jadi.. buat para traveller yang hendak pergi ke Karimun, jangan lupa ya untuk memasukkan kegiatan mencicipi kuliner khas Karimun dalam agenda perjalanan kalian… (Mer)